Selasa, 23 Agustus 2016

Part 2


CANDI PRAMBANAN

Sejarah Candi Prambanan

Candi Prambanan adalah kelompok percandian hindu yang dibangun oleh raja-raja dinasti sanjaya pada abad IX. Ditemukannya tulisan nama pikatan pada candi ini menimbulkan pendapat bahwa candi ini dibangun oleh rakai pikatan yang kemudian diselesaikan oleh rakai balitung berdasarkan prasasti berangka tahun 856 M “Prasasti Siwagraha” sebagai manivest politik untuk meneguhkan kedudukannya sebagai raja yang besar. Terjadinya perpindahan pusat kerajaan mataram ke Jawa Timur berakibat tidak terawatnya candi-candi di daerah ini ditambah terjadinya gempa bumi serta beberapa kali meletus nya gunung merapi menjadikan candi prambanan runtuh tinggal puing-puing batu yang berserakan. Sungguh menyedihkan itulah keadaan pada saat penemuan kembali candi prambanan.

Usaha pemugaran yang dilaksanakan pemerintah hindia-belanda berjalan sangat lamban dan akhirnya pekerjaan pemugaran yang sangat berharga itu diselesaikan oleh bangsa Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 1953 pemugaran candi induk lorojonggrang secara resmi dinyatakan selesai oleh Dr. Ir. Sukarno sebagai presiden RI pertama.
Sampai sekarang pekerjaan pemugaran dilanjutkan, yaitu pemugaran candi brahma dan candi wisnu. Candi Brahma dipugar mulai tahun 1977 dan selesai serta diresmikan   pada tanggal 23 Maret 1987. Sedangkan candi wisnu mulai dipugar pada tahun 1982, selesai dan diresmikan oleh Bapak Presiden Soeharto pada tanggal 27 April 1991.
Bangunan candi ini sudah ada sejak abad ke – 9 masehi. Candi Prambanan dibuat untuk pengabdian dan pemujaan pada 3 dewa utama agama Hindu yang sering disebut sebagai “Trimurti”. Mereka adalah, Brahma sebagai Dewa pencipta, Wisnu sebagai Dewa pemelihara dan Siwa sebagai Dewa pemusnah. Dalam ajaran agama Hindu, ketiga Dewa ini diyakini memiliki kekuatan yang sangat dahsyat.

Awalnya, pada kompleks candi Prambanan terdapat 240 candi, namun kerena sebab tertentu sekarang hanya tersisa 18 candi saja, sangat disayangkan bukan ?. Wilayah Candi Prambanan terbagi atas 3 bagian, bagian luar, tengah yang berisi kempulan candi dan bagian dalam dipercaya sebagai tempat tersuci dari seluruh wilayah candi. Ketiga bagian ini dibatasi oleh dinding yang terbuat dari batu andesit dan apabila kita lihat sekilas Candi Prambanan berbentuk seperti lahan bujur sangkar.
Objek wisata Candi Prambanan yang merupakan salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia dan terkenal dengan kisah legenda Roro Jonggrang ini dibangun pada abad ke 9 Masehi. Konon di Jawa Tengah terdapat dua kerajaan yaitu, Pengging dan Baka. Pengging dipimpin oleh Prabu Damar Maya yang memiliki putra bernama Raden Bandung Bondowoso yang gagah perkasa dan sakti. Sedangkan kerajaan Baka dipimpin oleh raksasa bernama Prabu Baka dan memiliki putri cantik bernama Roro Jonggrang.

Untuk memperluas kekuasaannya, prabu Baka berusaha menaklukan kerjaan Pegging. Tapi dalam penyerangan tersebut prabu Baka terbunuh oleh Bandung Bondowoso dan bahkan akhirnya kerajaan Baka justru diserang balik dan dapat dikuasai oleh pasukan yang dipimpin oleh Bandung Bondowoso tersebut. Pada saat pendudukan kerajaan Baka, Bandung Bondowoso terpikat oleh kecantikan Roro  Jonggrang dan ingin mempersuntingnya. Namun, Roro Jonggrang menolak karena ia tidak mau menikah dengan orang yang telah membunuh ayah kandungnya sendiri. Setelah dibujuk rayu olah Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang pun menyetujui lamarannya dengan syarat ia minta dibangunkan seribu candi dalam waktu satu malam.

Dengan kesaktiannya, Bandung Bondowoso pun membangun candi dengan bantuan para mahluk halus. Ketika Rara Jonggrang mendengar kabar bahwa seribu candi sudah hampir selesai, sang putri berusaha menggagalkannya. Ia membangunkan para dayang istana untuk mulai menumbuk padi. Ia juga memerintahkan agar gundukan jerami dibakar di sisi timur. Mengira bahwa pagi telah tiba, para makhluk halus lari ketakutan. Akibatnya, hanya 999 candi yang berhasil dibangun. Setelah tahu bahwa semua itu adalah muslihat Rara Jonggrang, Bandung Bondowoso pun mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu. Sang putri berubah menjadi arca terindah untuk menggenapi candi terakhir.

Keunikan Candi Prambanan

Keunikan Candi Prambanan yaitu:
1) Candi Siwa terbesar
Candi Siwa, candi tertinggi dalam kompleks Candi Prambanan merupakan bangunan pemujaan Siwa terbesar yang ada di Indonesia. Puncaknya menjulang sampai 47 meter. Dugaan sejarawan, saat Prambanan dibangun pada abad ke-9, agama yang dianut Kerajaan Medang Mataram beralih dari Buddha Mahayana ke pemujaan terhadap Dewa Siwa.
2) Replika Gunung Mahameru
Bernama asli Siwagrha, Prambanan dirancang menyerupai rumah Siwa. Artinya meniru bentuk dari gunung suci Mahameru, tempat dewa bersemayam.
Setiap bagian dari kompleks candi juga meniru pola alam semesta yang dianut oleh kosmologi Hindu. Terbagi menjadi beberapa lapis loka, mulai dari yang kurang suci sampai yang paling suci.
3) Candi Menara Sudut yang paling suci
Walaupun bukan candi utama yang menyimpan patung Mahadewa Siwa, menurut pengelola Prambanan, Candi Menara Sudut merupakan wilayah paling suci di kompleks Candi Prambanan.
4) Searah jarum jam
Kalau mau mengikuti kisah Ramayana yang menghiasi lorong-lorong Candi Siwa, kamu harus masuk dari sisi timur lalu pradakshina. Yang disebut pradakshina adalah jalan memutar sesuai arah jarum jam. Lanjutan dari cerita Ramayana bisa kamu temukan di Candi Brahma yang terletak di sisi selatan.
5) Halilintar
Coba lihat puncak dari Prambanan. Ada semacam mahkota, disebut puncak mastaka, yang melambangkan intan atau halilintar.

Lokasi Candi Prambanan

Alamat candi Prambanan: Jalan Raya Jogja – Solo Km 16, Prambanan, Sleman, Yogyakarta 55571
Jalan menuju candi Prambanan tidaklah sulit. Jika Anda menggunakan pesawat dan turun di Adi Sucipto Air port, maka Anda bisa langsung naik taksi ke arah timur atau menjauh dari pusat kota Jogja. Jarak dari bandara hanya sekitar 15 menit jika menggunakan kendaraan bermotor.
Jika menggunakan bis, naiklah jurusan bis Jogja-Solo atau rute yang lebih jauh tapi melewati Jogja dan Solo. 

Lalu langsung turun di depan loket masuk candi Prambanan.
Jika membawa kendaraan pribadi dari arah barat, selatan maupun utara Jogja (Semarang misalnya), ambillah jalan ringroad dan berkendaralah ke arah timur Jogja. Setelah ketemu jalan Solo, maka luruslah berjalan ke arah timur hingga Anda mendapati bangunan candi besar di sebelah kiri Anda. Candi Prambanan dibuka setiap hari dari mulai pukul 06.00 – 17.00 WIB.
Harga Tiket Masuk
    • Wisatawan lokal adalah Rp. 30.000,- (dewasa), Rp. 12.500 (anak 3-6 tahun)
    • Wisatawan asing adalah USD $ 18.
    • Paket Prambanan dan Candi Ratu Boko Rp.45.000,-
    • Karcis izin membawa kamera Rp.1000,-/kamera.
 Fasilitas Candi Prambanan
  1. Tempat Parkir.
    Bagi Anda yang membawa kendaraan pribadi, Anda tidak perlu khawatir untuk memarkir kendaraan karena di sekitar taman, pengelola candi Prambanan telah menyediakan tempat parkir yang cukup luas untuk menampung kendaraan roda dua, empat bahkan bis sekalipun.
  2. Tempat Ibadah.
    Jika Anda ingin shalat, Anda bisa menunaikannya di masjid yang terletak di seberang jalan candi Prambanan. Tidak sulit untuk menuju masjid karena selain letaknya yang juga berada persis di pinggir jalan, bangunannya yang besar dan megah membuat masjid ini dapat dilihat dengan mudah.
  3. Penginapan.
    Jika Anda datang pada malam hari dan ingin menginap sambil menunggu esok pagi, Anda bisa menemukan beberapa alternative penginapan dan hotel di sekitar candi Prambanan. Tapi sejauh ini saya baru menemukan tiga hotel yang berada tidak jauh dari Candi Prambanan, yaitu Candi View Hotel, Puri Devata Resort dan Hotel Edotel Kalasan (berada di seberang jalan candi Prambanan). Anda bisa mencari booking hotel secara online di Agoda (kartu kredit) atau PegiPegi (bisa dengan transfer) dengan memasukkan kata kunci: “candi prambanan“.
Opini dan himbauan:

Candi Prambanan ini merupakan lokasi yang menurut saya reccomended untuk liburan keluarga, maupun studytour. Di tempat ini, pengunjung di tawarkan paket untuk berkeliling Candi Ratu Boko dan  paket  yang lainnya. Menurut saya, tata kelola dan kebersihan lingkungan nya sudah baik. Di Candi Prambanan terdapat agenda tahunan seperti Acara Sendratari Ramayana yang sangat menakjubkan. Ya memang harga tiket 
untuk menonton ini bisa dibilang cukup mahal, tetapi tidak mungkin mengecewakan penontonnya. 

Pertunjukkan ini biasa  di lakukan pada malam hari. Sungguh menakjubkan!. Himbauannya hanya pengunjung bila ingin berkunjung ke Candi Prambanan anda harus merogoh kocek lebih banyak karena selain untuk membayar tiket, disana juga terdapat pasar meliputi baju,makanan, danlain-lain. Dan juga bila ingin berkunjung ke Candi Prambanan diharapkan tidak pada hari libur karena akan padat akan wisatawan.

Sumber:



Tidak ada komentar:

Posting Komentar